Hal senada disampaikan oleh Gustaf Nakmanas, salah satu petani setempat. Ia mengakui bahwa efisiensi alat ini sangat krusial, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca seperti hujan atau kondisi lahan yang berlumpur.
Namun, mengingat luasnya potensi sawah di wilayah tersebut, para petani berharap Pemerintah Kabupaten Kupang dapat memberikan bantuan unit serupa secara khusus untuk Kelurahan Merdeka, khususnya di wilayah Kampung Oli’O
”Di wilayah kami (Oli’o) belum ada alat seperti ini. Kami berharap pemerintah bisa membantu pengadaan satu unit untuk kami, agar proses panen di tahun-tahun mendatang bisa lebih merata dan cepat bagi seluruh anggota kelompok,” harap Gustaf.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Transformasi dari pola tanam dan panen tradisional ke arah mekanisasi menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kupang untuk menjaga ketahanan pangan daerah. Kehadiran combine harvester tidak hanya menurunkan biaya operasional petani, tetapi juga menekan angka kerugian hasil panen (losses) yang sering terjadi pada proses perontokan manual.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













