Menurutnya, akses jalan Ikan Foti hingga Amarasi merupakan urat nadi perekonomian yang menghubungkan wilayah pasokan hasil bumi dari Amarasi ke Kota Kupang.
”Amarasi Barat dan Amarasi Selatan adalah ‘dapur’ bagi Kota Kupang. Putaran roda ekonomi di jalur ini sangat tinggi. Jika akses pengerjaannya dipercepat dengan kualitas mutu yang tahan lama, masyarakat tentu akan merasakan dampak ekonomi yang luar biasa dalam jangka panjang,” jelas Rildi.
Rildi menambahkan bahwa pihaknya bersama fraksi pendukung telah melakukan pengawalan intensif dan berkoordinasi langsung dengan pimpinan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami sudah bertemu Bupati sampai tiga kali untuk mengawal aspirasi ini. Pak Bupati pun menegaskan pengerjaan jalan Ikan Foti dijadwalkan mulai dieksekusi pada bulan September 2026 ini,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Fraksi Gerindra, Yorim Christophel Banu, mengapresiasi komitmen Pemkab Kupang di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang responsif terhadap keluhan warga dan para tokoh masyarakat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













