Biodiversity (Keanekaragaman Hayati) Kawasan ini menjadi benteng terakhir bagi habitat alami berbagai satwa liar, mulai dari burung kakaktua, bangau, buaya, kera ekor panjang, hingga koloni kelelawar.
Cultural Diversity (Keragaman Budaya) Penyelarasan adat dan budaya masyarakat lokal dalam menjaga alam sekitar.
”Kondisi lingkungan yang masih asli membuat berbagai satwa masih bertahan di kawasan ini. Nilai konservasi yang tinggi inilah yang membuat Pulau Menipo sangat layak dikembangkan menjadi kawasan wisata berbasis lingkungan,” tambah Herry.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, Herry menegaskan bahwa pengembangan tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan komitmen bersama dari berbagai pihak melalui skema kolaborasi Pentahelix.
Unsur Pentahelix Peran Strategis dalam Pengembangan TWA Menipo
Pemerintah Mendukung regulasi, perencanaan makro, dan anggaran pembangunan infrastruktur.
Akademisi Melakukan kajian ilmiah terkait daya dukung lingkungan dan fasilitas agar tetap menjaga aspek konservasi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












