Dihadapan sejumlah Penyangga Tatanan Negara Indonesia yang tergabung dalam kelompok tani tunas, pekikan suara “Petani Jangan Tidur” dan Swasembada pangan menggema.
Ia meminta kepada para petani untuk terus mengolah lahan lahan tidur yang ada di Desa Pantulan untuk bisa diolah menjadi lahan siap tanam tanaman serealia penopang utama kehidupan manusia.
Bupati Yosef Lede akan terus mendukung dengan segala daya dan upaya, menyiapkan semua sarana prasarana penunjang lewat sejumlah bantuan alat pertanian guna mendukung petani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Petani tidak boleh tidur, terus berpacu untuk swasembada pangan. Dengan segala dukungan dari Pemerintah Swasembada pangan di Kabupaten Kupang dan nasional sudah didepan mata”, ujarnya.
Lanjut orang nomor satu di Kabupaten Kupang itu, luas tanam petani yang ada di desa paling terpencil di Kecamatan yang berada di Teluk Kupang sangat menjanjikan untuk dikembangkan.
Dengan luasan lahan sampai 70 hektar dan didukung dengan ketersediaan air yang melimpah dirinya mengaku jika cita cita mensejahterakan rakyat lewat pertanian bisa dicapai.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












