KUPANG, HTC –Sabtu (26/09/2026) Sengatan matahari siang di Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, tak menyurutkan semangat puluhan warga yang berkumpul di hijau-kekuningannya hamparan ladang jagung.
Hari itu, riuh rendah tawa dan rasa syukur membuncah ketika deretan batang jagung Varietas Pertiwi 3 mulai dipetik. Panen raya yang digelar oleh Kelompok Tani Lentera Bo’oen bukan sekadar ritual memetik hasil bumi, melainkan bukti nyata dari sebuah simfoni kolaborasi yang solid.
Hadir langsung di tengah-tengah warga, Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H., menyampaikan apresiasi mendalam. Dalam sambutannya yang hangat dan dipenuhi suasana keakraban, Yosef menekankan bahwa keberhasilan pangan daerah tidak dapat berdiri sendiri di atas pundak petani semata, melainkan butuh topangan bersama dari sektor swasta dan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kolaborasi seperti inilah yang menjadi kunci ketahanan pangan kita,” tutur Yosef Lede di hadapan para petani dan pemangku kepentingan yang hadir.
Atmosfer kebersamaan begitu terasa di lokasi kegiatan. Kehadiran unsur Forkopimcam Sulamu—mulai dari Kapolsek Sulamu Iptu Ardi hingga Babinsa—bersama KMK Sulamu serta para penyuluh dan pendamping pertanian menunjukkan komitmen lintas sektor dalam mengawal perjuangan petani dari masa tanam hingga panen.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













