Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kansar Kupang segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Penyisiran dilakukan di sepanjang aliran Sungai Tarus hingga malam hari.
Namun, upaya pencarian terpaksa dihentikan sementara pada pukul 20.00 WITA karena hujan ringan yang terus mengguyur, disertai kondisi medan yang licin dan berisiko tinggi bagi keselamatan tim.
“Keselamatan personel menjadi pertimbangan utama saat kondisi cuaca dan medan tidak memungkinkan,” ungkap salah satu petugas SAR di lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi SAR kembali dilanjutkan pada Minggu pagi pukul 07.00 WITA dengan melibatkan unsur gabungan dari KPP Kupang, Polsek Kupang Tengah, BPBD Kabupaten Kupang, serta masyarakat dan keluarga korban.
Tak lama berselang, sekitar pukul 07.50 WITA, korban akhirnya ditemukan. Sayangnya, Immanuel Modok ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD)
Jasad korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Mata Air untuk proses pemulasaran sesuai adat dan kepercayaan setempat.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












