Disiplin Hanya untuk Murid? Gerbang SMPN 1 Kupang Tengah Dikunci, Guru Terlambat Tetap Boleh Masuk

- Editorial Team

Jumat, 4 September 2026 - 07:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Cheril Dibaca 28 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, HTC — Aturan jam masuk sekolah di SMPN 1 Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, memicu keluhan berat dari sejumlah orang tua siswa. Penerapan aturan disiplin yang dinilai tebang pilih dan tidak adil menjadi pemicu keresahan para wali murid.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Kamis (3/9/2026), pintu gerbang sekolah sudah dikunci rapat oleh petugas keamanan pada pukul 07.20 WITA. Akibatnya, sejumlah siswa yang datang lewat dari jam tersebut dilarang masuk ke lingkungan sekolah. Namun, di sisi lain, beberapa tenaga pendidik yang datang terlambat sekitar pukul 07.30 hingga 08.15  WITA tetap diizinkan masuk tanpa hambatan.

Baca Juga :  Gubernur Melki Laka Lena Apresiasi Kemeriahan Paskah di Kabupaten Kupang, Wujud Kepedulian Pemerintah terhadap Gereja

​Salah satu orang tua murid menyuarakan rasa kecewanya terkait perbedaan perlakuan yang dinilai tidak mencerminkan nilai keadilan tersebut.

​”Apakah aturan jam masuk sekolah ini hanya dikhususkan untuk murid, atau juga berlaku bagi tenaga pendidik? Anak-anak jam 07.15 sudah dikunci gerbangnya dan tidak diizinkan masuk. Tapi guru yang datang jam 07.30, bahkan jam 08.00, malah dibiarkan masuk begitu saja,” tegas salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya kepada awak media.

Baca Juga :  Puskesmas Sulamu Gencarkan Program CKG Targetkan 1.500 Sasaran Per Bulan ​

Berita Terkait

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​
Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​
Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki
Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​
Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​
Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​
UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:57 WITA

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:08 WITA

Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki

Kamis, 10 September 2026 - 18:34 WITA

Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu

Kamis, 10 September 2026 - 15:16 WITA

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WITA

Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​

Rabu, 9 September 2026 - 14:12 WITA

UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Rabu, 9 September 2026 - 09:18 WITA

Temuan Kerangka Lansia di Hutan Batfao Amarasi Barat: Cincin Kuning Ungkap Identitas Yohanes Bureni yang Hilang 6 Bulan ​

Berita Terbaru