Pesan Bupati Dan Wakil Bupati Kupang , Layanan Kesehatan Cepat Akurat Dan Tidak Merugikan Masyarakat

- Editorial Team

Jumat, 7 Maret 2025 - 13:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 66 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang.Haluantimur.com.  Bupati Dan Wakil Bupati Kupang Ajak Nakes Memberikan Pelayanan Kesehatan Dengan Maksimal.

Bupati Kupang Yosef Lede didampingi Wakil Bupati Aurum Titu Eki membuka kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Bidang Kesehatan Kabupaten Kupang bersama Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Daerah Naibonat, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Puskesmas, dan perwakilan Tenaga Kesehatan dari 26 Puskesmas, Kamis (06/03/2025), bertempat di Aula Kantor Bupati Kupang

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Kupang Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026

Turut serta Plt.Sekretaris Daerah Marthen Rahakbauw, Kadis Kesehatan Yoel Laitabun, Kadis DP2KBP3A dr. Tjokorda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Kupang, Yosef Lede dalam sambutannya menekankan beberapa hal terkait pelayanan kesehatan di Kabupaten Kupang. Ia inginkan agar Dinas kesehatan dan seluruh pelayanan bidang kesehatan memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Kupang Salurkan Perlengkapan Sekolah Bagi 20 Siswa Di SD Inpres Siumolo

“Dibawah kepemimpinan saya, saya inginkan kerja maksimal, saya tidak menuntut kesempurnaan, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan. Paling tidak, ada niat perbaikan semakin hari pelayanan kesehatan semakin baik. Yang tidak mampu jalankan tugas silahkan mundur dari jabatan. Masih banyak yang mampu. Apabila ada duri dalam daging, saya geserkan,” tekan Bupati Kupang.

Baca Juga :  Pemdes Oeteta Bentuk Koperasi Merah Putih, Kades Harap Pengurus Jujur dan Disiplin

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru