Kepada masyrakat penerima bantuan sarana air bersih tersebut Yosef Lede berharap dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kebutuhan air bersih setiap hari, dengan fasilitas tersebut menjangkau sebanyak mungkin masyrakat sekitar yang menikmatinya.
Ia berharap kerjasama yang baik antar masyarakat Kelurahan Sulamu dengan dfasilitasi pemerintah Kecamatan dan Keluruhan Sulamu, agar fasilitas tersebut bisa menjangkau sebanyak mungkin masyrakat, dan dijaga agar bermanfaat dalam waktu yang lama,” ujar Bupati Kupang.
Sementara itu, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan pihak swasta dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan sumber air bersih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Danrem, bantuan sumur bor ini merupakan hasil kerja sama Korem 161/Wira Sakti dengan Bank Mandiri melalui program CSR.
Saat ini untuk kerjasama dengan BUMN kita TNI khusus di NTT sudah membangun 97 titik sumur bor dan bak penampung air bersih. Kalau dengan pompa hidran ya sudah sekitar 110an titik. Di Sulamu ini sendiri fasilitas yang kita bangun akan dinikmati 216 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa 862 orang, dan saya harap nanti Camat dan Lurah bisa berkoordinasi dengan masyrakat untuk pipanisasi agar masyrakat semakin bisa menikmati sarana ini,” ungkapnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












