“Prinsip kami jelas yang menjadi milik negara melalui KIB harus dihormati, tetapi hak milik rakyat yang ada di dalamnya harus dikeluarkan dan dikembalikan kepada rakyat,” tegas Bupati Yosef di hadapan warga, dan pimpinan OPD terkait.
Selain pendekatan politik, dalam diskusi ini juga muncul usulan penting terkait pendekatan teknokratis. Perwakilan warga, Bapak Yandri, menyarankan pembentukan tim ahli untuk melakukan pemetaan ulang secara kartografis menggunakan GPS agar batas-batas lahan antara kawasan industri dan permukiman warga menjadi jelas dan valid secara hukum.
Bupati Yosef Lede, menyambut baik masukan tersebut dan berjanji akan fokus menuntaskan persoalan ini dalam tahun anggaran berjalan. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar, menjaga kondusivitas, dan terus mendukung pemerintah lewat doa serta kelengkapan administrasi yang diperlukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan ini diakhiri dengan semangat optimisme dari warga yang berharap kepemimpinan Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki dapat memberikan solusi nyata bagi masa depan ekonomi dan status lahan mereka di wilayah Kupang Barat..
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












