Diduga Akibat Cuaca Ekstrem, KMP Uma Kalada Gagal Sandar di Pelabuhan Hansisi: Penumpang Terpaksa Menginap ​

- Editorial Team

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Cheril Dibaca 196 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Senggolan tersebut menyebabkan struktur catwalk terlepas dan jatuh ke laut. Kerusakan ini dinilai sangat fatal karena mengakibatkan dolphin depan tidak dapat difungsikan untuk menerima tali mooring (bilitros), sehingga proses sandar kapal berikutnya menjadi tidak aman.

​”Kejadian ini murni akibat faktor alam, cuaca angin kencang dan gelombang yang mengganggu olah gerak kapal. Akibat kerusakan catwalk yang jatuh ke laut, sandaran kapal berikutnya akan sangat berisiko,” ujar Petrus Lasi.

Baca Juga :  Bupati Yosef Lede.SH, Pimpin Apel Kekuatan Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang

​Demi keselamatan, operasional sandar dihentikan sementara. Hal ini menyebabkan para penumpang, baik dari Hansisi menuju Kupang maupun sebaliknya, terpaksa menginap dan menunda keberangkatan hingga besok.

​Pasca-kejadian, Petrus Lasi bersama Nakhoda KMP Uma Kalada dan pihak Syahbandar dari KSOP Kupang langsung turun ke lokasi untuk melakukan tinjauan teknis di lapangan.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-81 RI, DWP Kabupaten Kupang Gelar Donor Darah, Bazar, hingga Vaksinasi HPV

​Pihak UPTD Pelabuhan Hansisi telah berkoordinasi langsung dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang serta pihak manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Berita Terkait

H-1 Peletakan Batu Pertama Patung Kristus Memberkati di Pulau Semau, Pemkab Kupang Siapkan Ikon Wisata Baru Setinggi 70 Meter
Dukung Pelayanan Kesehatan Dasar, Ketua TP-PKK Kabupaten Kupang Serahkan Bantuan Kursi untuk Lima Posyandu di Kecamatan Kupang Tengah ​
Pasang Badan untuk Rakyat, Bupati Kupang Yosef Lede Tolak Tanda Tangan RDTR jika Pemukiman Warga Masuk Klaim Kawasan Industri Bolok ​
Komitmen Bangkitkan Kejayaan Kempo NTT, Bupati Kupang Yosef Lede Dorong Pembinaan Atlet Berprestasi Hingga Tingkat Dunia
Buka Kejuaraan Shorinji Kempo Piala Bupati Kupang Cup V 2026, Yosef Lede Dorong Profesionalisme Wasit dan Targetkan Kejuaraan Tingkat Nasional ​
500 Kenshi Berlaga di Kejuaraan Shorinji Kempo Open Tournament Bupati Kupang Cup V Tahun 2026 ​
Optimalkan Pendataan Populasi Ternak, Kabupaten Kupang Siap Jadi Penyokong Utama Sapi Pasar Lokal dan Antarpulau ​
Warga Oebelo Menjerit; Minyak Tanah Dibatasi KTP Tapi Tak Kunjung Dapat, Harga Eceran Melonjak Hingga Rp50 Ribu

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:11 WITA

H-1 Peletakan Batu Pertama Patung Kristus Memberkati di Pulau Semau, Pemkab Kupang Siapkan Ikon Wisata Baru Setinggi 70 Meter

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:14 WITA

Dukung Pelayanan Kesehatan Dasar, Ketua TP-PKK Kabupaten Kupang Serahkan Bantuan Kursi untuk Lima Posyandu di Kecamatan Kupang Tengah ​

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:41 WITA

Pasang Badan untuk Rakyat, Bupati Kupang Yosef Lede Tolak Tanda Tangan RDTR jika Pemukiman Warga Masuk Klaim Kawasan Industri Bolok ​

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:53 WITA

Komitmen Bangkitkan Kejayaan Kempo NTT, Bupati Kupang Yosef Lede Dorong Pembinaan Atlet Berprestasi Hingga Tingkat Dunia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:54 WITA

Buka Kejuaraan Shorinji Kempo Piala Bupati Kupang Cup V 2026, Yosef Lede Dorong Profesionalisme Wasit dan Targetkan Kejuaraan Tingkat Nasional ​

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:23 WITA

Optimalkan Pendataan Populasi Ternak, Kabupaten Kupang Siap Jadi Penyokong Utama Sapi Pasar Lokal dan Antarpulau ​

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:08 WITA

Warga Oebelo Menjerit; Minyak Tanah Dibatasi KTP Tapi Tak Kunjung Dapat, Harga Eceran Melonjak Hingga Rp50 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 21:52 WITA

Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan, KWT Manusak dan SPPG Bangun Ekosistem Pertanian Berkelanjutan

Berita Terbaru