KUPANG, HTC — Sejumlah warga masyarakat Desa Enolanan mendatangi Kantor Camat Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (23/09/2026). Kedatangan massa ini bertujuan untuk menyampaikan protes keras terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Enolanan yang dinilai bermasalah.
Berdasarkan pantauan media di lokasi, warga menyampaikan aspirasi dan aduan langsung kepada pihak Kecamatan Amabi Oefeto Timur. Mereka menuding panitia penyelenggara Pilkades tidak menjalankan tugas secara netral dan jujur.
Saat dikonfirmasi di halaman Kantor Camat, salah satu perwakilan warga Desa Enolanan menumpahkan kekecewaannya terhadap kinerja panitia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami tidak puas dengan keputusan Ketua Panitia Pilkades yang terindikasi tidak netral dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, ada dugaan salah satu calon kepala desa tidak memiliki ijazah yang sah. Hal ini jelas melanggar aturan dan mencederai demokrasi di desa kami,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya tersebut.
Warga menuntut agar pihak Kecamatan Amabi Oefeto Timur segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas. Beberapa poin utama yang menjadi tuntutan masyarakat Desa Enolanan antara lain.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












