Khusus di Kecamatan Amfoang Selatan, berdasarkan data Dinas Kesehatan & P2KB periode Juni 2026, prevalensi stunting berada di angka 5,93% (40 balita stunting dari total 675 balita), yang dikategorikan masuk dalam sasaran prevalensi cukup baik. Untuk mempertahankan dan terus menekan angka tersebut, intervensi pemenuhan gizi berbasis pangan lokal sangat krusial dilakukan.
Laporan yang disampaikan oleh Kabid PDSPKP, Martje Elizabeth Banoet, S.P., rangkaian kegiatan Gemarikan Tahun 2026 ini difokuskan di dua lokasi prioritas, yakni Kecamatan Semau (Tahap I pada 16 Juli 2026) dan Kecamatan Amfoang Selatan (Tahap II pada 21 Juli 2026).
Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kupang, Yafed F. A. Tamoes, S.Pt., M.M., menegaskan pentingnya menindaklanjuti Instruksi Bupati Kupang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Gemarikan merupakan program nasional yang bertujuan mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas. Kehadiran Dinas Perikanan di sini adalah bentuk tindakan nyata dari Instruksi Bupati Kupang. Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani berkualitas tinggi, kaya akan Omega-3, Vitamin D, Vitamin A, B6, B12, serta Yodium yang sangat dibutuhkan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mendukung tumbuh kembang anak serta mencegah penyakit kronis,” tegas Yafed.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












