Febbry menyayangkan ketidakhadiran elemen pelayan masyarakat tersebut. Sebagai garda terdepan di lingkungan RT, RW, maupun pelayanan kesehatan kader Posyandu, keberadaan mereka seharusnya menjadi kunci dalam mengawal program-program strategis desa.
Ia menekankan bahwa jabatan dan amanah sebagai pelayan masyarakat menuntut komitmen, rasa tanggung jawab, serta kedisiplinan yang tinggi, terutama dalam forum resmi pengambil kebijakan seperti RKPDes.
”Bagaimana kita bisa merancang pembangunan yang tepat sasaran jika elemen terdepan seperti RT, RW, dan kader Posyandu justru absen dalam ruang diskusi ini? Saya menegaskan bahwa kita tidak boleh meremehkan agenda-agenda strategis desa. Ke depan, komitmen dan evaluasi terhadap kinerja serta kehadiran aparat akan kita perketat,” tambah Febry dengan nada tegas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun diselimuti rasa kekecewaan terhadap tingkat kehadiran perangkat desa, musyawarah penetapan RKPDes 2027 tetap dilanjutkan demi memastikan hak-hak masyarakat dan keberlanjutan program pembangunan Desa Pitay tidak terbengkalai.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













