“Pertiwi 3 merupakan benih hibrida yang sangat efisien dan ekonomis dengan harga yang terjangkau bagi petani. Selain itu, varietas ini tahan terhadap kekeringan, memiliki masa panen yang lebih cepat (panen muda), serta menghasilkan produktivitas yang jauh lebih tinggi dibanding jagung lokal,” terangnya.
Dukungan terhadap keamanan dan keberlanjutan program pertanian juga ditegaskan oleh Kapolsek Sulamu, Ipda Ardi Yohannes Zacharias, S.H., yang hadir mewakili Kapolres Kupang. Ia menyatakan bahwa kepolisian siap mengawal jalannya program ketahanan pangan nasional di tingkat daerah secara berkelanjutan.
Melalui keberhasilan panen raya ini, Kelompok Tani Lentera Bo’oen bersama Pemerintah Desa Pantulan berharap pendampingan dari para penyuluh pertanian dapat terus ditingkatkan. Selain jagung, para petani juga bersiap mengembangkan benih bawang umbi pada lahan hortikultura untuk musim tanam mendatang guna memperkuat keanekaragaman hasil pertanian di Kabupaten Kupang.,[Cheril]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













