Kondisi ini disinyalir terjadi sebagai bentuk ketidakadilan pengiriman oleh pengusaha di propinsi Nusa Tenggara Barat di saat harga sapi sedang tinggi, hal ini jelas jelas merugikan kami pengusaha ternak sapi dan kerbau di NTT.
Hal senada di sampaikan ketua HP2SK, NTT Tono safari sutami,perjuangan HP2SK ini sebagai bentuk tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan seluruh pengusaha ternak di NTT.
” Bagaimanapun tetap kita harus perjuangan demi kepentingan bersama anggota HP2SK “ujar Tono safari sutami.
Ketua umum HP2SK menegaskan agar pemerintah pusat lewat kementerian perhubungan RI, dapat mencarikan kepada kami pengusaha ternak solusi agar proses pengiriman ternak sapi dikalah Idul Adha bisa lancar seperti hari hari bisanya.
Menanggapi hal ini wakil ketua komisi IV DPR RI Ahmat Yohan mengatakan segera akan berkodinasi dengan kementerian perhubungan sebagai mitra kerja komisi IV [pupe]
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












