Santa Claus Beraksi di Papua, Mobil Natal Satgas 743 Bawa Berkat Natal Untuk Masyarakat Sambut Natal 2025

- Editorial Team

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 50 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _Suasana Kota Mulia tampak berbeda menjelang perayaan Natal 2025. Satgas Yonif 743/PSY menghadirkan kebahagiaan dengan menggelar kegiatan Natal yang penuh kasih dan keceriaan, Rabu (24/12/2025).

Mobil Satgas 743  disulap menjadi mobil Natal yang meriah, lengkap dengan pernak-pernik Natal dan kehadiran Santa Claus yang membagikan bingkisan Natal langsung ke rumah-rumah masyarakat. Kegiatan door to door tersebut disambut meriah oleh masyarakat dengan senyum dan tawa penuh sukacita.

Baca Juga :  Dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Kupang, Ketua DPRD Minta Pemkab Jangan Hapus Pokir

Dansatgas Yonif 743/PSY Letkol Inf Hery Mujiono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat Papua. Menurutnya, kehadiran Satgas 743 tidak hanya menjaga kedaulataan tetapi juga membawa kasih, kedamaian, dan kebahagiaan di hari  Natal tahun 2025.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Pemerintah Indonesia dan TNI selalu hadir dan peduli terutama dalam mendukung kegiatan keaagamaan,” ungkap Dansatgas.

Baca Juga :  Bergandeng Tangan Memuliakan Tuhan di Puncak Jaya, Satgas Yonif 743//PSY Ibadah Bersama Jemaat Emaus Mulia

Ketua Klasis GIDI Wilayah Yamo, Pdt. Telius Wonda, memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan Satgas Yonif 743/PSY yang telah menghadirkan sukacita Natal bagi masyarakat Kota Mulia..syp

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru