“Kami menyiapkan tenaga lapangan, seperti Pak Chandra yang bertugas di Fatuleu Barat ini, untuk mendampingi petani. Selain ketersediaan produk seperti pestisida dari Nufam, kami juga memberikan pemahaman teknis mengenai perbedaan penanganan penyakit yang disebabkan jamur/bakteri dengan hama serangga atau gulma,” jelas Emanuel.
Panen perdana ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi kelompok tani lain di Kecamatan Fatuleu Barat untuk terus meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi pertanian yang tepat dan pendampingan yang berkelanjutan.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












