Setelah satu minggu masa percobaan, layanan direncanakan akan diperluas mencakup siswa SD hingga SMA dengan total kuota mencapai 2.700-an anak.
Menanggapi isu kualitas menu yang sering menjadi perhatian masyarakat, pihak pengelola menekankan protokol ketat dalam penyediaan makanan.
Seluruh bahan baku yang dipasok oleh mitra maupun supplier wajib melalui proses sortir yang ketat. Bahan yang tidak sesuai standar akan langsung dikembalikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk menjaga higienitas di tengah cuaca panas Kota Kupang, pengelola sementara waktu menghindari menu berkuah. Hal ini dilakukan karena bakteri cenderung lebih cepat berkembang biak pada media cair dalam suhu tinggi.
Fasilitas dapur dinyatakan telah siap 100%, didukung oleh relawan yang telah mendapatkan pembekalan serta pendampingan dari koki khusus (chef) untuk memastikan rasa dan kandungan gizi terjaga.
Mitra SPPG Sikumana, Roni Adrianus Lasut, menambahkan bahwa percepatan operasional ini dilakukan setelah anggaran resmi dicairkan pada Jumat lalu. “Kami dikejar target oleh BGN untuk segera memulai pelayanan pada Senin ini. Semua peralatan dan personel sudah siap untuk distribusi ke sekolah-sekolah mulai Selasa pagi,” pungkasnya..**
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











