Wujudkan Sekolah Terintegrasi, Pemkab Kupang Sosialisasikan Lahan 18 Hektar di Desa Manusak ​

- Editorial Team

Rabu, 29 April 2026 - 14:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 124 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_Pemerintah Kabupaten Kupang terus mematangkan rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi yang merupakan program bantuan dari Pemerintah Pusat. Langkah terbaru dilakukan melalui sosialisasi intensif bersama masyarakat dan pemangku kepentingan di Aula Kantor Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Rabu (29/04/2026).

Baca Juga :  BLT-DD Tahap 8 Cair, 50 KPM Desa Manusak Sambut Gembira

​Acara ini dihadiri oleh Asisten I Sekda Kabupaten Kupang, Guntur E. Subu Taopan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Marthen Rahakbauw, serta elemen masyarakat yang terdiri dari Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan para orang tua murid.

Baca Juga :  Mereka Harus Pertaruhkan Nyawa Demi Loyalitas Terhadap Daerah Untuk Mendongkrak PAD

​Asisten I Sekda, Guntur Taopan, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada 14 April lalu. Ia menekankan bahwa salah satu indikator krusial dalam pembangunan ini adalah kesiapan lahan.

​”Hasil sosialisasi tadi menunjukkan bahwa pada dasarnya semua elemen masyarakat setuju. Lokasi yang disepakati kurang lebih seluas 18 hektar yang terletak di RT 06, Desa Manusak,” ujar Guntur.

Berita Terkait

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​
Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​
Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​
Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir
Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”
Dukung Kesejahteraan dan Tekan Stunting, Pemdes Fatuteta Salurkan BLT Ekstrem dan Reward Posyandu ​
Desa Naitae Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 untuk 23 KPM ​
Dua Pengurus Inti Saling Memaafkan, Daniel Taimenas “Mari Bersama Kita Jaga Akar Rumput Partai Golkar!” ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:58 WITA

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:20 WITA

Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:54 WITA

Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:51 WITA

Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WITA

Desa Naitae Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 untuk 23 KPM ​

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:11 WITA

Dua Pengurus Inti Saling Memaafkan, Daniel Taimenas “Mari Bersama Kita Jaga Akar Rumput Partai Golkar!” ​

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WITA

Wujudkan Keadilan Energi, Pemkab Kupang Berkomitmen Bangun SPBU Satu Harga di Wilayah Amfoang dan Semau ​

Berita Terbaru