KUPANG, HTC — Rasa haru dan lega menyelimuti warga di wilayah Kelapa Tinggi, Desa Mata Air, Kabupaten Kupang. Setelah puluhan tahun hidup dalam ketidakpastian akibat sengketa tanah, warga akhirnya bisa bernapas lega dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Kupang Yosef Lede serta Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki atas kepedulian dan langkah nyata mereka.
Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan warga sekaligus Ketua RW setempat, Jitro Pratama Geo, saat ditemui awak media pada Jumat (4/9/2026).
Jitro mengungkapkan bahwa persoalan tanah yang mereka hadapi telah berlangsung hampir 30 tahun. Selama periode panjang tersebut, warga selalu diselimuti rasa cemas, bingung, dan merasa tidak memiliki kepastian tempat tinggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami sudah tinggal di sini sekitar 40 hingga 50 tahun, tetapi persoalan sengketa tanah ini sudah menggantung hampir 30 tahun. Dari pergantian Bupati ke Bupati, periode ke periode, hingga Kepala Desa ke Kepala Desa, kami betul-betul merasa seperti ditinggalkan,” ujar Jitro di hadapan media.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











