Pada kesempatan tersebut, Ayub Titu Eki menjelaskan program HP2SK yang akan berfokus pada kualitas dan menjaga populasi sapi betina produktif .
“Jadi kalau hanya ikat sapi yah sifatnya terbatas tetapi jika kita memiliki satu Range peternakan yang dikelola bersama pemerintah untuk dikembangkan melalui Sistem kawin suntik maupun alamiah namun berdasarkan seleksi bibit unggul untuk kemudian memanfaatkan teknologi terbaru yang mutakhir”,ujarnya.
Sementara itu Ketua HP2SK, Tono Sutami mengatakan, pihaknya telah menyiapkan program peternakan yang terintegrasi tersebut sudah sejak lama. Dengan berfokus pada menjaga populasi sapi betina produktif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil kesepakatan pengusaha sapi di Kabupaten Kupang bersama Bupati Yosef Lede, Tono Sutami mengungkapkan jika HP2SK sangat mendukung kebijakan tersebut.
“Saya pribadi bersama seluruh pengurus dan anggota HP2SK sangat mendukung penuh kebijakan Sapi Betina Produktif dari Bupati Kupang. Kalau ada 120% saya dukung 120%, karna kebijakan ini sangat menguntungkan pengusaha dan petani peternak sapi dan kita akan menjadi gudang ternak terbanyak di Indonesia”, tegas Tono Sutami.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












