“Kami berharap ke depan ada ruang atau peluang bantuan sarana transportasi laut skala kecil, seperti speedboat. Ketika akses darat terputus total akibat banjir atau bencana di daerah perbatasan Timor Leste maupun wilayah kepulauan, armada laut menjadi satu-satunya jalur evakuasi dan pelayanan darurat. Kami tidak meminta armada yang mewah, yang penting fasilitas tersebut cukup dan layak untuk menunjang keselamatan serta pelayanan masyarakat,” tegas Yosef.
Langkah strategis ini menegaskan komitmen Pemkab Kupang untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah pusat demi memastikan seluruh lapisan masyarakat di wilayah 3T mendapatkan akses pelayanan publik dan kesehatan secara merata.,[Cheril]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











