Kepala Desa Pantai Beringin Klarifikasi Terkait Tudingan Masyarakat

- Editorial Team

Rabu, 21 Mei 2025 - 23:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 122 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_ Kepala Desa Pantai Beringin Bertolomeos Tanao,  memberikan klarifikasi terkait Penyimpangan pengelolaan Dana Desa (DD) dan Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMdes)  di desa Pantai Beringin Kecamatan Sulamu kabupaten kupang.

Klarifikasi ini disampaikan ke media melalui sambungan telepon whatsapp Rabu (21/5/2025) malam pukul 21:28 wita .

Baca Juga :  Kepala Desa Tanah Putih Dukung Audit Dana Desa dan BUMdes

Sebagai tanggapan atas pemberitaan yang beredar di media yang mengangkat transparansi penggunaan Dana Desa tahun 2022 dan tahun 2023  dan BUMdes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya Bertolomeos Tanao, menegaskan bahwa tudingan yang beredar tidak berdasar dan memberikan beberapa poin penjelasan untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Kuat Kepala Desa Terlibat Kasus Pengeroyokan di Kupang

Atas informasi tersebut perlu saya jelaskan  bahwa sorotan tersebut tidak benar

Menanggapi tuduhan bahwa pengelolaan Dana Desa di Desa Pantai Beringin kurang transparan,  Bertolomeos menyampaikan bahwa seluruh perencanaan dan alokasi telah melalui mekanisme resmi dan tahapan tahapan.

Baca Juga :  Pemdes Pitay dan BUMDes Kembangkan Program Ketahanan Pangan di Bidang Perikanan (Bangang Tancap)

Ditambahkan , Saat ini  Inspektorat kabupaten kupang sementara melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan dana desa di 160 Desa termasuk desa pantai beringin.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru