Optimalisasi PAD Kabupaten Kupang Warga Pariti Desak Sinkronisasi Data PBB dan Sertifikat Tanah

- Editorial Team

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Cheril Dibaca 376 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Guna menyelesaikan persoalan data dan menggenjot penerimaan daerah, warga Pariti tersebut menyampaikan tiga saran konkret kepada Pemerintah Kabupaten Kupang.

​Integrasi Data Antar-Lembaga Melakukan sinkronisasi data sertifikat tanah yang ada di kantor BPN/ATR dengan data wajib pajak yang tercatat di Dispenda Kabupaten Kupang.

Baca Juga :  BUMDes Cahaya Pitay Siap Jadi 'Rumah' Pemasaran Pengusaha Sero Waring di Desa Pitay

​Pendataan Aktif di Tingkat Desa/Kelurahan Mewajibkan seluruh Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Kupang untuk melakukan pendataan menyeluruh. Pendataan mencakup validasi nama pemilik, penyesuaian luas areal tanah pada PBB lama, serta penerbitan PBB baru bagi pemilik sertifikat yang belum terdaftar sebagai wajib pajak.

​Memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan PBB yang bersesuaian dengan sertifikat. Hal ini krusial karena berkaitan langsung dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan kelas tanah yang menentukan harga legal tanah saat transaksi jual-beli.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke-81, Bupati dan Wabup Kupang Disambut Parade Kuda dan Tarian Foti di Kecamatan Sulamu ​

​Dampak Positif bagi Daerah dan Masyarakat​Jika langkah-langkah inovatif ini dijalankan secara serius oleh Pemkab Kupang, diproyeksikan akan memberikan tiga hasil nyata.

Berita Terkait

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​
Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​
Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki
Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​
Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​
Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​
UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:57 WITA

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:08 WITA

Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki

Kamis, 10 September 2026 - 18:34 WITA

Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu

Kamis, 10 September 2026 - 15:16 WITA

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WITA

Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​

Rabu, 9 September 2026 - 14:12 WITA

UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Rabu, 9 September 2026 - 09:18 WITA

Temuan Kerangka Lansia di Hutan Batfao Amarasi Barat: Cincin Kuning Ungkap Identitas Yohanes Bureni yang Hilang 6 Bulan ​

Berita Terbaru