Optimalisasi PAD Kabupaten Kupang Warga Pariti Desak Sinkronisasi Data PBB dan Sertifikat Tanah

- Editorial Team

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Cheril Dibaca 376 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, HTC – Sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dinilai menjadi salah satu potensi Pajak Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kupang yang belum digarap secara maksimal. Padahal, sejak pengelolaannya dialihkan sepenuhnya dari pusat ke pemerintah daerah kabupaten/kota, PBB seharusnya menjadi tulang punggung dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Baca Juga :  Siswa SD di Kupang Keracunan Program Makan Bergizi Gratis Temuan Ulat dan Daging Mentah Picu Desakan Evaluasi Total

​Hal tersebut diungkapkan oleh Titus LY, SH warga desa pariti, kecamatan sulamu kabupaten kupang, pernah menjabat sekdes 2 periode dari 2006 s/d 2018 , saat memberikan keterangan kepada awak media pada Selasa (25/08/2026). Menyoroti masih banyaknya ketidaksinkronan data antara pemilik sertifikat tanah dan daftar wajib pajak yang tercatat saat ini.

Baca Juga :  Aksi Lintas Sektor Bersihkan Sampah di Pantai Sulamu

​”PBB ini bisa menjadi salah satu ‘primadona’ penerimaan PAD Kabupaten Kupang yang sah, sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat akibat belum adanya pemutakhiran data wajib pajak,” ujarnya.

​Ia menambahkan, selama ini banyak masyarakat yang keliru menganggap bahwa setelah menerima sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), dokumen PBB akan otomatis terbit. Padahal, kewenangan penerbitan dan pengelolaan PBB berada di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda).

Berita Terkait

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​
Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​
Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki
Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​
Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​
Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​
UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:57 WITA

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:08 WITA

Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki

Kamis, 10 September 2026 - 18:34 WITA

Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu

Kamis, 10 September 2026 - 15:16 WITA

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WITA

Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​

Rabu, 9 September 2026 - 14:12 WITA

UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Rabu, 9 September 2026 - 09:18 WITA

Temuan Kerangka Lansia di Hutan Batfao Amarasi Barat: Cincin Kuning Ungkap Identitas Yohanes Bureni yang Hilang 6 Bulan ​

Berita Terbaru