Disampaikan Yorim.E.Padabain, fokus utama kerja bakti adalah menambal sejumlah lubang jalan yang telah lama dikeluhkan pengguna jalan. Titik-titik yang menjadi prioritas merupakan area rawan kecelakaan, terutama di saat musim hujan.
“Terdapat tujuh titik kerusakan yang ditangani secara manual menggunakan material pasir, intinya ini semangat kepedulian sosial yang perlu terus digalakan,” ucapnya.
Selain sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, kata Yorim, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarinstansi serta memperkuat nilai-nilai gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat Sulamu. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk mendorong partisipasi lebih luas dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga infrastruktur umum di lingkungan masing-masing..(sp).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












