Petani Desa Tanah Putih Apresiasi Efisiensi Combine Harvester Bantuan Pemerintah

- Editorial Team

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 141 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_ Modernisasi pertanian di Kabupaten Kupang mulai menunjukkan dampak nyata bagi efisiensi kerja petani. Pada Jumat (1/05/2026), para petani di Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur, yang tergabung dalam asuhan P3A Amnekaekaf, menyatakan rasa syukur dan apresiasi atas operasional mesin panen Combine Harvester bantuan pemerintah di lahan persawahan mereka.

Baca Juga :  Panas dan Terik Ribuan Orang Tetap Antusias Nonton Balap Motor di Civic Center Oelamasi

​Perubahan signifikan dirasakan langsung oleh para petani dalam musim panen kali ini. Yusuf Aume, anggota Kelompok Tani Natalia, mengungkapkan bahwa sebelum adanya bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) ini, proses panen manual memakan waktu yang sangat lama.

​”Dulu kalau panen manual bisa makan waktu sampai satu minggu, mulai dari potong, kumpul, hingga rontok manual. Tapi dengan mesin ini, satu hamparan bisa selesai dalam hitungan jam. Ini sangat membantu kami, apalagi kalau cuaca hujan, padi tidak cepat rusak di sawah,” ujar Yusuf.

​Hal senada disampaikan oleh Bastian Atolo, pemilik lahan sawah. Ia menegaskan bahwa penggunaan teknologi ini tidak hanya membuang kelelahan fisik, tetapi juga secara drastis menghemat biaya operasional dan waktu produksi. Jika biasanya butuh 4 hingga 5 hari untuk mendapatkan padi bersih, kini hanya butuh 1 hingga 2 jam saja.

Baca Juga :  Konsolidasi Orang Muda Menuju Kabupaten Kupang Emas

Berita Terkait

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​
Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​
Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki
Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​
Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​
Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​
UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:57 WITA

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:08 WITA

Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki

Kamis, 10 September 2026 - 18:34 WITA

Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu

Kamis, 10 September 2026 - 15:16 WITA

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WITA

Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​

Rabu, 9 September 2026 - 14:12 WITA

UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Rabu, 9 September 2026 - 09:18 WITA

Temuan Kerangka Lansia di Hutan Batfao Amarasi Barat: Cincin Kuning Ungkap Identitas Yohanes Bureni yang Hilang 6 Bulan ​

Berita Terbaru