Kupang_Haluantimur.com_ Modernisasi pertanian di Kabupaten Kupang mulai menunjukkan dampak nyata bagi efisiensi kerja petani. Pada Jumat (1/05/2026), para petani di Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur, yang tergabung dalam asuhan P3A Amnekaekaf, menyatakan rasa syukur dan apresiasi atas operasional mesin panen Combine Harvester bantuan pemerintah di lahan persawahan mereka.
Perubahan signifikan dirasakan langsung oleh para petani dalam musim panen kali ini. Yusuf Aume, anggota Kelompok Tani Natalia, mengungkapkan bahwa sebelum adanya bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) ini, proses panen manual memakan waktu yang sangat lama.
”Dulu kalau panen manual bisa makan waktu sampai satu minggu, mulai dari potong, kumpul, hingga rontok manual. Tapi dengan mesin ini, satu hamparan bisa selesai dalam hitungan jam. Ini sangat membantu kami, apalagi kalau cuaca hujan, padi tidak cepat rusak di sawah,” ujar Yusuf.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal senada disampaikan oleh Bastian Atolo, pemilik lahan sawah. Ia menegaskan bahwa penggunaan teknologi ini tidak hanya membuang kelelahan fisik, tetapi juga secara drastis menghemat biaya operasional dan waktu produksi. Jika biasanya butuh 4 hingga 5 hari untuk mendapatkan padi bersih, kini hanya butuh 1 hingga 2 jam saja.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe









