Kupang_Haluantimur.com_ Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda wilayah pesisir Amfoang, khususnya di tiga kecamatan (Amfoang Utara, Amfoang Barat Laut, dan Amfoang Barat Daya), mulai mendapatkan titik terang melalui langkah-langkah kolaboratif yang diambil oleh pemerintah daerah.
Camat Amfoang Utara, Hendra Mooy, dalam keterangannya melalui sambungan telepon whatsapp pada Kamis (14/05/2026) malam, menjelaskan bahwa kelangkaan ini telah terjadi sejak awal Mei, tepatnya sekitar tanggal 8-9 Mei 2026, yang menyebabkan harga BBM jenis Pertalite sempat melonjak hingga Rp20.000 per liter.
Merespons kondisi tersebut, Hendra Mooy menyatakan telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, mulai dari tingkat Kabupaten hingga pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melaporkan kondisi terkini kepada Bupati Kupang dan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk langkah kedaruratan.
Melalui kolaborasi dengan Pertamina, telah disiapkan kuota tambahan sebanyak 4.000 liter BBM non-subsidi (Pertamax) yang akan didistribusikan dari SPBU Sulamu dan Lelogama.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











