TRAGEDI DI OEBELO “Napas Sudah Putus”, Dalih Istri di Balik Kematian Suami yang Penuh Kejanggalan ​

- Editorial Team

Senin, 4 Mei 2026 - 10:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 618 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_ Keheningan malam di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, berubah menjadi duka mendalam yang menyisakan tanda tanya besar. Seorang pria berinisial Y.T (41), ditemukan tak bernyawa di kediamannya pada Sabtu (02/05/2026).

Ironisnya, kematian pria yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta ini diduga kuat melibatkan orang terdekatnya sendiri sang istri, DT (31).

Baca Juga :  Warga Sulamu Keluhkan Pelayanan Dukcapil Bipolo "Mengurus Kartu Keluarga Seperti Dipersulit"

​Tragedi ini terkuak bermula dari sebuah panggilan telepon darurat yang diterima oleh kerabat korban, Sefri Tamonob (25), sekitar pukul 19.00 WITA. Dengan nada panik dan suara gemetar, DT menghubungi Sefri, mengabarkan kondisi suaminya yang sudah tak bernapas.

​”Adik datang dulu, tau kakak dia kenapa ini. Adik datang sudah, kakak napas sudah putus. Orang-orang sedang tunggu adik datang untuk berdoa supaya bisa kasih mandi kakak,” tutur DT sebagaimana tertuang dalam laporan polisi.

Baca Juga :  Himbauan Polres Kupang untuk Prosesi Paskah 22 April 2025 di Jalur Lintas Timor

​Namun, di balik ajakan untuk berdoa dan memandikan jenazah tersebut, tersimpan sebuah fakta kelam yang segera memicu kecurigaan pihak keluarga.

Berita Terkait

Resmob Polres Kupang Ringkus Pencuri Hewan di Sulamu, Lima Ekor Anjing Diamankan
Respons Cepat Keluhan Warga, BBWS NTT II dan BPJN NTT Tinjau Lokasi Banjir di Kelurahan Naibonat
Pemerintah Desa Tanah Putih Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 18 KPM Terima Bantuan Tunai ​
LPJ Desa Poto Buntu, Camat Fatuleu Barat Resmi Rekomendasikan Pemeriksaan Khusus oleh Inspektorat ​
Camat Fatuleu Barat Angkat Bicara Soal Isu Motor Operasional Desa Kalali “Aset Desa Harus Dipertanggungjawabkan” ​
Aset Desa “Ghaib”, Warga Kalali Pertanyakan Keberadaan Motor Operasional di Tangan Desa Tetangga ​
Efisiensi Panen Meningkat, Petani Kelurahan Merdeka Apresiasi Kehadiran Combine Harvester di Kupang Timur ​
Resmi Ditetapkan, APBDes Desa Seki Tahun 2026 Fokus pada Kesejahteraan 1.082 Jiwa Masyarakat ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:24 WITA

Resmob Polres Kupang Ringkus Pencuri Hewan di Sulamu, Lima Ekor Anjing Diamankan

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:44 WITA

Respons Cepat Keluhan Warga, BBWS NTT II dan BPJN NTT Tinjau Lokasi Banjir di Kelurahan Naibonat

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:36 WITA

Pemerintah Desa Tanah Putih Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 18 KPM Terima Bantuan Tunai ​

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:03 WITA

LPJ Desa Poto Buntu, Camat Fatuleu Barat Resmi Rekomendasikan Pemeriksaan Khusus oleh Inspektorat ​

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:49 WITA

Camat Fatuleu Barat Angkat Bicara Soal Isu Motor Operasional Desa Kalali “Aset Desa Harus Dipertanggungjawabkan” ​

Senin, 11 Mei 2026 - 23:10 WITA

Efisiensi Panen Meningkat, Petani Kelurahan Merdeka Apresiasi Kehadiran Combine Harvester di Kupang Timur ​

Senin, 11 Mei 2026 - 16:50 WITA

Resmi Ditetapkan, APBDes Desa Seki Tahun 2026 Fokus pada Kesejahteraan 1.082 Jiwa Masyarakat ​

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:33 WITA

SPPG Sikumana Resmi Beroperasi, Sasar Ratusan Anak PAUD dan TK di Kota Kupang ​

Berita Terbaru