KUPANG, HTC, _ Keluhan terkait penanganan stunting mengemuka dari masyarakat Desa Naitae, Kecamatan Fatuleu Barat. Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keprihatinannya terkait kinerja bidan dan perawat di UPTD Puskesmas Poto dalam memantau perkembangan gizi anak-anak penerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari desa.
Warga tersebut mempertanyakan fungsi kontrol tenaga kesehatan (nakes) karena menilai belum ada perubahan signifikan pada perkembangan anak-anak yang mengalami stunting.
”Setiap bulan memeriksa perkembangan dari anak-anak kami, terutama yang mengalami stunting dan mendapat bantuan makanan tambahan dari desa, tetapi tidak ada perubahan. Apakah bidan yang bertugas memantau perkembangan gizi di UPTD Puskesmas Poto fungsi kontrolnya jalan atau tidak? Jangan ibarat ‘asal ibu senang’,” ungkap warga tersebut melalui sambungan telepon WhatsApp kepada awak media, Selasa (15/9/2026) sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi sorotan masyarakat tersebut, Kepala UPTD Puskesmas Poto, Alberthin Y.R. Nggelan, S.ST, M.Kes., memberikan klarifikasi komprehensif. Ia menyambut baik masukan dari warga dan mengapresiasi peran media sebagai jembatan informasi pelayanan kesehatan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












