Warga berharap pemerintah segera turun tangan dan mencari solusi teknis untuk mencegah longsor semakin meluas. Jika tidak ditangani cepat, erosi dikhawatirkan akan terus berlanjut seiring intensitas hujan yang masih tinggi..ujar Hengki A Oematan.
Sementara kepala Desa Tanah Putih Tomas Ola, saat di hubungi media membenarkan kejadian tersebut sejak kemarin, rumah yang terdampak diketahui milik Karpinus Ito (62), seorang petani yang tinggal di Desa Tanah Putih, Dusun I, RT 02/RW 01. Saat kejadian, korban berada di sekitar rumah dan mendengar suara gemuruh serta benturan keras.
Setelah mendapat laporan pihaknya segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan warga sekitar guna melakukan penanganan awal.
“Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” Ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyampaikan, pihaknya terus mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, khususnya tanah longsor, mengingat intensitas curah hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Kabupaten Kupang.“Kami mengingatkan warga agar selalu berhati-hati dan segera melaporkan ke pihak kepolisian atau aparat desa jika terjadi tanda-tanda longsor atau bencana lainnya, supaya bisa segera ditangani,” ujar Kepala Desa Tanah Putih.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












