Guna memastikan hal tersebut, para saksi bersama pihak keluarga segera menuju lokasi penemuan di Hutan Batfao. Sekitar pukul 11.00 WITA, proses evakuasi tulang dan tengkorak dilakukan secara mandiri oleh pihak keluarga menuju rumah duka.
Kepastian identitas makin kuat setelah pihak keluarga lain, yaitu Daniel Makasar (53) dan Adriana Naisanu, turut mengonfirmasi bahwa cincin kuning yang ditemukan memang benar sering dikenakan oleh almarhum pada jari manisnya sehari-hari.
Kerangka almarhum selanjutnya disemayamkan di rumah duka di RT 011 / RW 006, Dusun 3, Desa Merbaun, Kecamatan Amarasi Barat, sembari menunggu keputusan rapat keluarga terkait prosesi pemakaman. Atas kejadian ini, pihak keluarga telah menyampaikan laporan resmi kepada Bhabinkamtibmas Desa Merbaun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan Daniel Makasar, almarhum Yohanes Bureni meninggalkan rumah sejak tanggal 1 Maret 2026 dengan maksud mengunjungi anak angkatnya di Kampung Neforibis. Namun, sejak hari itu almarhum tidak kunjung kembali.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











