Upaya evakuasi baru dapat dilakukan pada Selasa,(9/12/2025) pukul 09.00 WITA setelah banjir mulai surut. Proses penarikan dilakukan menggunakan loader milik Mario Mbatu (Bos Koang) dengan mengikatkan tali tambang pada truk hingga berhasil dikeluarkan dari sungai. Saat ini kendaraan sedang dalam proses perbaikan.
Proses evakuasi dimonitoring oleh Waka Polsek Amfoang Utara Ipda Hironimus Neni, SH dan Ps. Kanit IK Bripka Nikolaus Yupin. Hadir pula pengemudi truk, Endit Sagaduta Naklui, pemilik loader Mario Mbatu serta warga setempat yang turut membantu.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Supir dan tiga orang konjak yang berada di bak belakang truk dipastikan selamat. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta. Pihak kepolisian mengimbau para pengendara, terutama yang datang dari luar wilayah Amfoang, agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi banjir yang sering terjadi di aliran sungai. Hambatan akses jalan dan jaringan komunikasi di wilayah tersebut juga menjadi penyebab keterlambatan pelaporan dari lokasi kejadian..(syp)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












