Ia juga menyampaikan cara mengatasi tantangan geografis, sosial budaya dalam layanan imunisasi. Kata Aurum, tim terpadu diantaranya tenaga kesehatan, aparat desa, kader posyandu turun langsung ke dusun-dusun terpencil, membawa vaksinasi secara door to door (dari pintu ke pintu). Selain itu, mobil ambulance desa dan motor trail untuk mengakses daerah terpencil. Lanjut Aurum, melibatkan tokoh agama atau pemuka agama untuk menyampaikan pentingnya imunisasi dalam khotbah atau pertemuan adat, serta memanfaatkan momentum kegiatan masyarakat.
“Melalui komitmen bersama para Kepala Daerah dan stakeholder lainnya, kita pastinya tetapkan imunisasi secara prioritas, memegang teguh komitmen dalam mendukung dan memperkuat program imunisasi, mengedepankan kesehatan anak-anak, sehingga kedepan menuju generasi emas, anak-anak dibekali dengan tubuh yang sehat,”ungkap Aurum.
Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam arahannya mengatakan, imunisasi adalah salah satu program bersifat wajib. Sehat itu utama dari keberhasilan pembangunan. “Kita harus pastikan anak-anak NTT itu harus sehat. Pastikan semua jenis imunisasi yang sudah direkomendasikan, wajib diberikan kepada anak-anak,”kata Gubernur NTT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












