”Sekolah Rakyat ini hadir diperuntukkan bagi anak-anak kita yang orang tuanya memiliki kemampuan ekonomi lemah, masuk kategori miskin, dan miskin ekstrem. Ini adalah wujud nyata dari Sila Kelima Pancasila. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” tegas Yosef Lede disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Yosef menjelaskan bahwa data tahun lalu menunjukkan ada sekitar 11.000 anak di Kabupaten Kupang yang tidak bisa sekolah atau putus sekolah karena kendala biaya. Oleh karena itu, kehadiran sekolah berasrama ini menjadi solusi konkret untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Ia juga berpesan khusus kepada jajaran kepala sekolah, pendidik, dan pengasuh agar memperlakukan anak-anak dengan pendekatan yang humanis dan ramah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Saya tidak mau mendengar ada cerita masalah di sini. Tolong layani anak-anak kita ini dengan hati, seperti adik dan anak sendiri di rumah. Mereka adalah titipan Tuhan, titipan orang tua, dan masa depan daerah ini,” tambahnya.
Selain itu, ia menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) bagi para siswa setiap tiga bulan sekali untuk memastikan mereka tumbuh dengan sehat.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












