Keputusan ini sempat memicu protes keras dari kubu Ekuador dan pengamat sepak bola, yang menilai ada pelanggaran terlebih dahulu oleh Aleksandar Pavlović terhadap pemain Ekuador sebelum gol tercipta.
Tidak hanya itu, memasuki babak kedua, Penso kembali menunjukkan keberaniannya dengan sempat menunjuk titik putih untuk memberikan penalti kepada Kai Havertz, membuktikan bahwa ia tidak ragu mengambil keputusan besar di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Profil Singkat Sang Pengukir Sejarah Global
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tori Penso (39 tahun) bukanlah nama baru di panggung elite sepak bola global. Sebelum menorehkan tinta emas di Piala Dunia 2026 putra, ia telah mengantongi reputasi mentereng.
Wasit Final Piala Dunia Wanita 2023 antara Spanyol dan Inggris.
Wasit di Olimpiade Paris 2024 dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Menjadi wanita keempat dalam sejarah yang memimpin pertandingan di Major League Soccer (MLS) putra Amerika Serikat.
Kehadiran Penso di tengah lapangan laga Ekuador vs Jerman tidak hanya sekadar tentang menegakkan aturan permainan, melainkan menjadi simbol keragaman, kesetaraan gender, dan pembuktian bahwa kompetensi di atas lapangan hijau tidak mengenal batas gender.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












