Ketua FKUB Bantah Dikonfirmasi Media dan Tegaskan Kutipan WA Tidak Layak Dipublikasikan: “Banyak Pendeta Jadi Korban Polemik

- Editorial Team

Minggu, 30 November 2025 - 09:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 571 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kupang, Pendeta Doddy Octavianus, Minggu (30/11/2025) melalui pesan WhatsApp, menyampaikan bantahan keras terhadap pemberitaan yang mencantumkan namanya dalam polemik perjalanan rohaniawan ke luar negeri yang dikaitkan dengan penggunaan APBD. Ia menegaskan bahwa “media tidak pernah menghubungi dirinya” untuk meminta wawancara, klarifikasi, ataupun konfirmasi dalam bentuk apa pun.

Baca Juga :  Bupati Kupang Saksikan Laga Putra Timor Nekbaun vs Samalari FC di Lapangan Kayu Putih Oesao

“Saya tidak pernah diwawancarai atau dimintai keterangan oleh wartawan terkait program itu,” tegasnya.

“Kutipan WA Diambil Tanpa Izin dan Keluar dari Konteks”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendeta Doddy juga mengkritik tindakan media yang mengambil cuplikan percakapan dari sebuah “grup WhatsApp internal” lalu mengemasnya sebagai bagian dari pemberitaan. Ia menilai tindakan tersebut sebagai “pelanggaran etika”, karena grup WhatsApp adalah ruang privat dan percakapan di dalamnya tidak untuk konsumsi publik.

Baca Juga :  Sebanyak 992 Peserta Di Pemerintah Kabupaten Kupang Memenuhi Syarat Administrasi PPPK Tahap II

Ia menjelaskan bahwa pesan yang beredar itu “bukan pernyataan publik”, tetapi “lanjutan dari diskusi internal di mana ia justru berupaya menghentikan polemik karena banyak pendeta telah menjadi sasaran tuduhan yang tidak berdasar.
“Percakapan itu saya sampaikan di grup WA Kabupaten Kupan Update untuk meminta agar polemik dihentikan. Banyak pendeta yang sudah takut, bingung, dan bahkan malu karena pemberitaan yang terkesan menyudutkan. Itu bukan pernyataan resmi untuk media,” jelasnya.

Baca Juga :  Penyusunan Laporan Evaluasi Pilkada Tahun 2024, KPU Kabupaten Kupang Gelar FGD

Berita Terkait

Diduga Keracunan Makanan Program Gizi Gratis, 8 Siswa dan 1 Guru SD di Kupang Dilarikan ke Puskesmas ​
Tragis Ibu Paruh Baya Merenggang Nyawa, Pelaku “Motor Siluman” Kabur Tanpa Hati ​
Optimalkan Gizi dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Camat Sulamu Resmikan Dapur SPPG Desa Pariti ​
Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​
Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​
Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​
Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir
Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:47 WITA

Diduga Keracunan Makanan Program Gizi Gratis, 8 Siswa dan 1 Guru SD di Kupang Dilarikan ke Puskesmas ​

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:22 WITA

Tragis Ibu Paruh Baya Merenggang Nyawa, Pelaku “Motor Siluman” Kabur Tanpa Hati ​

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:23 WITA

Optimalkan Gizi dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Camat Sulamu Resmikan Dapur SPPG Desa Pariti ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:58 WITA

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:54 WITA

Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:51 WITA

Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:18 WITA

Dukung Kesejahteraan dan Tekan Stunting, Pemdes Fatuteta Salurkan BLT Ekstrem dan Reward Posyandu ​

Berita Terbaru