Kupang_Haluantimur.com _Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kupang, Pendeta Doddy Octavianus, Minggu (30/11/2025) melalui pesan WhatsApp, menyampaikan bantahan keras terhadap pemberitaan yang mencantumkan namanya dalam polemik perjalanan rohaniawan ke luar negeri yang dikaitkan dengan penggunaan APBD. Ia menegaskan bahwa “media tidak pernah menghubungi dirinya” untuk meminta wawancara, klarifikasi, ataupun konfirmasi dalam bentuk apa pun.
“Saya tidak pernah diwawancarai atau dimintai keterangan oleh wartawan terkait program itu,” tegasnya.
“Kutipan WA Diambil Tanpa Izin dan Keluar dari Konteks”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pendeta Doddy juga mengkritik tindakan media yang mengambil cuplikan percakapan dari sebuah “grup WhatsApp internal” lalu mengemasnya sebagai bagian dari pemberitaan. Ia menilai tindakan tersebut sebagai “pelanggaran etika”, karena grup WhatsApp adalah ruang privat dan percakapan di dalamnya tidak untuk konsumsi publik.
Ia menjelaskan bahwa pesan yang beredar itu “bukan pernyataan publik”, tetapi “lanjutan dari diskusi internal di mana ia justru berupaya menghentikan polemik karena banyak pendeta telah menjadi sasaran tuduhan yang tidak berdasar.
“Percakapan itu saya sampaikan di grup WA Kabupaten Kupan Update untuk meminta agar polemik dihentikan. Banyak pendeta yang sudah takut, bingung, dan bahkan malu karena pemberitaan yang terkesan menyudutkan. Itu bukan pernyataan resmi untuk media,” jelasnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











