Ketua FKUB Bantah Dikonfirmasi Media dan Tegaskan Kutipan WA Tidak Layak Dipublikasikan: “Banyak Pendeta Jadi Korban Polemik

- Editorial Team

Minggu, 30 November 2025 - 09:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 577 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendeta Doddy menyampaikan keprihatinannya karena banyak pendeta kini merasa terpojok akibat opini publik yang terbentuk dari pemberitaan yang tidak lengkap dan tidak diverifikasi.

“Banyak kawan pendeta yang mengeluh, takut, bingung. Seolah-olah kami terus dihakimi. Padahal kami tidak pernah meminta apa-apa,” katanya.

Baca Juga :  Sidang Perubahan APBD T.A. 2025 Digelar

Ia menilai pemberitaan yang mengaitkan dirinya tanpa konfirmasi telah memperburuk keadaan, menciptakan kesan negatif terhadap gereja dan para pemimpin agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Minta Media Luruskan Pemberitaan”
Pendeta Doddy meminta agar media yang bersangkutan “menarik atau meluruskan” informasi yang keliru dan tidak terverifikasi tersebut. Jangan memberturkan dan memperkeruh suasana dengan mengadu domba.

Baca Juga :  Jalan Diperbaiki, Kepala Desa Pitai ucap Terimakasih Kepada Bupati Kupang

“Saya berharap media tetap berpegang pada etika jurnalistik. Informasi diambil tanpa ijin, lalu di pengal dan keluar dari konteks, informasi yang tidak akurat dapat merugikan banyak pihak, apalagi menyangkut wibawa gereja dan para pemimpin agama,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, ia menutup dengan sikap pastoral:
“Saya hanya bisa berdoa untuk semua pihak. Semoga kita tetap sehat dan Tuhan memberkati.” (htc).

Baca Juga :  Eks Kenshi Dojo STM Negeri Kupang, Bobby Pakh, Resmi Nahkodai Perkemi Kabupaten Kupang ​

Berita Terkait

Panitia Pilkades Pariti Tegaskan Tahapan Sesuai Aturan, Tuntutan Pembatalan Tidak Memiliki Dasar Hukum
Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan, 24 Camat dan 17 Lurah se-Kabupaten Kupang Ikuti Retret di IPDN Jatinangor ​
Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​
Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​
Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki
Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​
Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:18 WITA

Panitia Pilkades Pariti Tegaskan Tahapan Sesuai Aturan, Tuntutan Pembatalan Tidak Memiliki Dasar Hukum

Senin, 14 September 2026 - 14:54 WITA

Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan, 24 Camat dan 17 Lurah se-Kabupaten Kupang Ikuti Retret di IPDN Jatinangor ​

Jumat, 11 September 2026 - 23:57 WITA

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:08 WITA

Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki

Kamis, 10 September 2026 - 15:16 WITA

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WITA

Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WITA

Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​

Berita Terbaru