SPPG: Dari Solusi Menjadi Polusi Warga Menjerit

- Editorial Team

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 191 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat, kini menuai sorotan tajam di wilayah Kabupaten Kupang. Sejumlah temuan di lapangan menyebutkan adanya dugaan limbah yang dinilai tidak sesuai standar.

Pengelolaan limbah yang tidak dikelola secara baik oleh sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kupang mendapat sorotan tajam masyarakat.

Baca Juga :  Menteri Kesehatan RI Rakor Bersama Kepala Daerah Se-NTT

Kondisi ini semakin memberikan efek langsung kepada masyarakat yang menjadi tujuan penyaluran dan distribusi MBG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat Kelurahan Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, pada Kamis (19/02/2026) secara ekslusif pada awak media mengeluhkan kondisi tersebut.

Baca Juga :  Penyaluran Perdana MBG di SPPG Pantai Beringin Sukses Digelar, Camat Sulamu Ingatkan Komitmen dan Pengawasan Ketat ​

Menurut sumber yang tidak ingin namanya disebut mengatakan pengelolaan limbah SPPG merupakan masalah serius yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat jika tidak ditangani dengan baik.

Baca Juga :  Jalan di Desa Oebelo Mirip Kubangan Kerbau

Pada beberapa kesempatan dirinya sempat melaporkan air limbah dapur SPPG mencemari lahan pertanian warga, menimbulkan bau tidak sedap, meluber ke jalan, hingga mengganggu aktivitas masyarakat.

Berita Terkait

Panitia Pilkades Pariti Tegaskan Tahapan Sesuai Aturan, Tuntutan Pembatalan Tidak Memiliki Dasar Hukum
Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan, 24 Camat dan 17 Lurah se-Kabupaten Kupang Ikuti Retret di IPDN Jatinangor ​
Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​
Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​
Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki
Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​
Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:18 WITA

Panitia Pilkades Pariti Tegaskan Tahapan Sesuai Aturan, Tuntutan Pembatalan Tidak Memiliki Dasar Hukum

Senin, 14 September 2026 - 14:54 WITA

Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan, 24 Camat dan 17 Lurah se-Kabupaten Kupang Ikuti Retret di IPDN Jatinangor ​

Jumat, 11 September 2026 - 23:57 WITA

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:08 WITA

Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki

Kamis, 10 September 2026 - 15:16 WITA

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WITA

Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WITA

Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​

Berita Terbaru