Kupang_Haluantimur.com_ 2026 Sejarah besar seringkali lahir dari percakapan sederhana. Begitu pula dengan berdirinya Desa Pantai Beringin di wilayah Kabupaten Kupang. Bermula dari sebuah gubuk di Dusun Oehendak pada September 2001, gagasan pemekaran muncul bukan dari meja birokrasi, melainkan dari sela jemari para tokoh masyarakat yang sedang menjahit jaring (waring) penangkap ikan.
Kala itu, wilayah Oehendak dan Fubonak masih berada di bawah administrasi Desa Pitay. Di sebuah siang yang tenang, Petrus Tallo sedang sibuk menjahit waring untuk kandang ikan. Ia kemudian dibantu oleh dua sahabatnya, Felipus Nilla dan Oskar Loak.
Sambil bekerja, mereka berbincang mengenai jauhnya akses pelayanan pemerintah desa. Sebuah celetukan muncul: “Bagaimana jika dua wilayah kita ini pisah dari Pitay ?” Pertanyaan spontan itu disambut serius. Ketiganya sepakat bahwa Oehendak dan Fubonak butuh mandiri demi kesejahteraan masyarakat yang lebih dekat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Oskar Loak, almarhum, pun dipercaya sebagai penggerak awal (RT) untuk mengumpulkan seluruh tokoh masyarakat di dua wilayah tersebut.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












