Menurutnya, kehadiran aplikasi ini juga menjadi instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik serta memperkuat kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.
Sementara itu, aplikasi “Presensi” hadir sebagai solusi untuk menciptakan sistem kehadiran ASN yang lebih akurat, transparan, dan terintegrasi. Aplikasi ini mendukung monitoring langsung oleh pimpinan daerah, sekaligus mempermudah OPD dalam manajemen kepegawaian berbasis digital.
Plt Sekda menekankan bahwa digitalisasi kehadiran ASN adalah bagian dari reformasi birokrasi yang digagas Bupati Kupang. “Tidak ada lagi sistem manual. Semua berbasis data real time. Ini bukan hanya efisiensi, tapi juga bentuk kedisiplinan dan integritas,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Inovasi ini tidak hadir begitu saja. Kerja sama antara Pemkab Kupang dan Uyelindo Kupang menjadi fondasi penting dalam proses pengembangan aplikasi.
Tim mahasiswa dan dosen Uyelindo telah merancang, membangun, hingga mempresentasikan aplikasi ini melalui pendekatan yang berbasis kebutuhan lapangan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe









