Bupati Dan Wakil Bupati Kupang Siap Evaluasi Kinerja OPD

- Editorial Team

Selasa, 25 Februari 2025 - 12:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 136 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG _HALUANTIMUR.COM_Ketua DPRD Kabupaten Kupang sangat kecewa di Musrenbang ada  sejumlah OPD Apsen.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kupang absen dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kupang Barat. Ketidakhadiran mereka menuai kekecewaan dari Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, serta Anggota DPRD dari Partai Hanura, Anton Natu.

Baca Juga :  UPTD Puskesmas Poto Gelar CKG di SD Inpres Siumolo

Daniel Taimenas menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum penting dalam perencanaan pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Forum ini menjadi wadah bagi pemerintah dalam menyerap aspirasi masyarakat serta pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Pernyataan Camat Sulamu Terkait Relokasi Warga Pulau Kera

Saya sangat kecewa terhadap sebagian besar OPD yang absen hari ini.

Seharusnya mereka berperan aktif dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Musrenbang adalah forum strategis, dan ketidakhadiran OPD akan berdampak pada efektivitas perencanaan,” tegas ketua DPRD Kabupaten kupang Daniel Taimenas, Senin (24/02/2025)

Baca Juga :  Berbuah Manfaat Bupati Kupang Dan Danrem 161/WiraSakti Resmikan Sumur Bor untuk Warga Sulamu

Dibeberkan Daniel Taimenas, bahwa Musrenbang Kecamatan Kupang Barat kali ini hanya dihadiri oleh tiga OPD, yaitu Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, dan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D).

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru