Bupati Kupang menegaskan bahwa kehadiran rumah-rumah ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik akan tempat tinggal, namun menjadi simbol dari komitmen pemerintah untuk mengakui dan memulihkan martabat warga eks Timor-Timur.
“Ini bukan sekadar pembangunan rumah, tapi pemulihan martabat dan pengakuan atas hak mereka sebagai bagian dari bangsa ini.
Pemerintah hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” ucapnya dengan tegas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peran Pemerintah Kabupaten: Dari Perencanaan ke Pengawasan
Yosef Lede juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang tidak hanya berperan dalam perencanaan proyek ini, tetapi juga terus memantau proses pembangunan hingga pelaksanaan di lapangan.
Ia menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat agar proyek tidak menyimpang dari standar mutu dan waktu pengerjaan yang ditetapkan.
“Kami hadir mengawasi langsung, karena kami tidak ingin masyarakat mendapatkan rumah yang asal jadi.
Setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan harus berbanding lurus dengan kualitas dan manfaat yang diterima masyarakat,” kata Bupati.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












