David menyatakan dirinya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang agar segera menyusun intervensi teknis, seperti pembangunan, dan pelatihan petani terkait pola tanam bergilir.
Tak hanya dari sisi infrastruktur, David juga ingin memperkuat akses petani terhadap sarana produksi seperti pupuk dan benih unggul.
Ia bahkan mendorong agar pemuda-pemuda di desa dapat dilibatkan secara aktif dalam distribusi pupuk lokal agar rantai pasok tidak lagi terganggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain isu pertanian, David Daud juga menyampaikan komitmennya terhadap pemberdayaan pemuda desa.
Sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Kupang, ia berinisiatif menjadikan para pemuda sebagai ujung tombak dalam edukasi pertanian modern.
“Kita akan identifikasi anak-anak muda yang punya semangat dan kemampuan. Saya minta Dinas Pertanian bantu fasilitasi agar mereka bisa jadi distributor pupuk di desa. Jangan lagi masyarakat susah ambil pupuk ke tempat jauh,” tegas David.
Tak hanya sektor pangan, David juga menyoroti kebutuhan mendesak dalam pelayanan kesehatan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini ada kuota 3.000 BPJS yang bisa diakses oleh masyarakat desa Welo yang belum memiliki jaminan kesehatan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











