Dua Minggu SPBU Sulamu Mogok Beroperasi, Warga Kabupaten Kupang Menjerit Harga BBM Eceran Tembus Rp20 Ribu per Liter ​

- Editorial Team

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 76 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_ Masyarakat di Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini tengah menjerit akibat lumpuhnya aktivitas satu-satunya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah mereka.

Fasilitas pengisian BBM tersebut diketahui tidak beroperasi sama sekali selama dua minggu terakhir, tanpa adanya kejelasan atau sosialisasi mengenai kendala yang terjadi.

Baca Juga :  Sah! Ini Susunan Lengkap Pengurus TP-PKK Kecamatan Fatuleu Barat yang Baru Dilantik Masa Bakti 2026–2029

​Mandeknya operasional SPBU ini berdampak langsung pada kelumpuhan ekonomi warga setempat, yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan petani. Imbas dari kekosongan pasokan BBM resmi ini, warga terpaksa beralih ke pengecer dengan harga yang melonjak drastis.

​Berdasarkan pantauan dan keluhan yang disampaikan warga kepada awak media pada Kamis (11/06/2026), harga BBM jenis Pertalite dan Premium di tingkat eceran kini meroket tajam, berkisar antara Rp13.000 hingga Rp20.000 per liter.

​”Kami masyarakat kecil di Sulamu betul-betul menjerit. Sudah dua minggu kami bingung kenapa (SPBU) 56.851.27 tutup terus, tidak ada penjelasan apa-apa. Kalau mau kerja, kami terpaksa beli minyak eceran yang harganya sampai 20 ribu satu liter. Ini sangat mencekik kami,” ungkap salah seorang warga setempat dengan nada kecewa, Kamis (11/06/2026).

Baca Juga :  Paduan Suara Familia Day dari Sinode GMIT, Juara Pesparawi Kabupaten Kupang 2025

Berita Terkait

Panitia Pilkades Pariti Tegaskan Tahapan Sesuai Aturan, Tuntutan Pembatalan Tidak Memiliki Dasar Hukum
Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan, 24 Camat dan 17 Lurah se-Kabupaten Kupang Ikuti Retret di IPDN Jatinangor ​
Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​
Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​
Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki
Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​
Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:18 WITA

Panitia Pilkades Pariti Tegaskan Tahapan Sesuai Aturan, Tuntutan Pembatalan Tidak Memiliki Dasar Hukum

Senin, 14 September 2026 - 14:54 WITA

Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan, 24 Camat dan 17 Lurah se-Kabupaten Kupang Ikuti Retret di IPDN Jatinangor ​

Jumat, 11 September 2026 - 23:57 WITA

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:08 WITA

Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki

Kamis, 10 September 2026 - 15:16 WITA

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WITA

Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WITA

Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​

Berita Terbaru