Kekesalan masyarakat Sulamu tampaknya sudah mencapai puncaknya. Warga menilai pihak pengelola SPBU tidak bertanggung jawab dan abai terhadap fungsi pelayanan publik yang sangat vital ini.
”Kalau memang tidak mampu beroperasi dan hanya menyengsarakan masyarakat, sebaiknya SPBU Sulamu ini ditutup total saja sekalian! Biar pemerintah atau Pertamina tahu dan bisa berikan izin ke pengelola lain yang lebih siap,” tegas warga.
Hingga berita ini diturunkan dan disiarkan, awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi dan menghubungi pemilik atau manajemen SPBU Sulamu guna mengklarifikasi penyebab pasti berhentinya operasional yang telah merugikan ribuan warga tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat Kecamatan Sulamu mendesak pihak PT Pertamina (Persero) serta Pemerintah Kabupaten Kupang untuk segera turun tangan, melakukan investigasi, dan memberikan solusi konkret atas krisis BBM yang terjadi di wilayah mereka.**
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











