Eks Kenshi Dojo STM Negeri Kupang, Bobby Pakh, Resmi Nahkodai Perkemi Kabupaten Kupang ​

- Editorial Team

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 100 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_ Estafet kepemimpinan Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Kupang resmi berpindah tangan. Melalui Musyawarah Pengurus Kabupaten Luar Biasa (Muperkablub) yang digelar di Sekretariat Perkemi Kabupaten Kupang, Kelurahan Oesao, Sabtu (2/05/2026), Yerak Almodat Bobilex Pakh, S.H., M.Kn, atau yang akrab disapa Bobby Pakh, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum yang baru.

Baca Juga :  Inspektorat Daerah Kabupaten Kupang Dinilai Buruk Kinerjanya, Peringkat 390 Seluruh Indonesia

​Bobby Pakh bukanlah orang baru di dunia bela diri asal Jepang ini. Notaris kenamaan ini merupakan seorang Kenshi senior yang telah meniti jejak di Dojo STM Negeri Kupang sejak tahun 1993. Penunjukkannya dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan prestasi Kempo di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Tindakan Tegas Bupati Kupang Yosef Lede Kepada Kades Yang Tidak Patuh

​Bobby Pakh menggantikan Yosef Lede, S.H., yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kupang sekaligus Ketua KONI Kabupaten Kupang. Karena kesibukan menjalankan roda pemerintahan, Yosef Lede menginstruksikan adanya pergantian antar waktu demi efektivitas organisasi.

​Ketua Umum Pengprov Perkemi NTT, George Hadjoh, memberikan apresiasi tinggi atas transisi kepemimpinan ini. Menurutnya, figur Bobby Pakh sangat tepat untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.

Berita Terkait

Menghasilkan Buah yang Tetap GMIT Klasis Kupang Timur Gelar Ibadah Pengutusan dan Perhadapan Pendeta di Jemaat Efata Tanah Putih
Diduga Keracunan Makanan Program Gizi Gratis, 8 Siswa dan 1 Guru SD di Kupang Dilarikan ke Puskesmas ​
Tragis Ibu Paruh Baya Merenggang Nyawa, Pelaku “Motor Siluman” Kabur Tanpa Hati ​
Optimalkan Gizi dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Camat Sulamu Resmikan Dapur SPPG Desa Pariti ​
Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​
Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​
Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​
Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:29 WITA

Menghasilkan Buah yang Tetap GMIT Klasis Kupang Timur Gelar Ibadah Pengutusan dan Perhadapan Pendeta di Jemaat Efata Tanah Putih

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:47 WITA

Diduga Keracunan Makanan Program Gizi Gratis, 8 Siswa dan 1 Guru SD di Kupang Dilarikan ke Puskesmas ​

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:22 WITA

Tragis Ibu Paruh Baya Merenggang Nyawa, Pelaku “Motor Siluman” Kabur Tanpa Hati ​

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:23 WITA

Optimalkan Gizi dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Camat Sulamu Resmikan Dapur SPPG Desa Pariti ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:58 WITA

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:20 WITA

Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:54 WITA

Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:51 WITA

Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”

Berita Terbaru