Kupang_Haluantimur.com _Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki, menghadiri secara langsung Rapat koordinasi penanganan pekerja migran (PMI), yang digelar secara hybrid di Ruang Rapat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (20/01/2026). Rapat ini merupakan bagian dari evaluasi penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sekaligus penguatan upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di NTT.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Ketua DPRD Provinsi NTT dan Kepala Dankodaeral VII Kupang. Kegiatan tersebut dihadiri para kepala daerah se-NTT, Forkopimda, serta diikuti secara daring oleh jajaran Kepala Kejaksaan Negeri dan Kapolres se-NTT.
Dalam arahannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa persoalan PMI di NTT merupakan persoalan struktural yang berkaitan erat dengan kemiskinan, keterbatasan lapangan kerja, rendahnya literasi migrasi aman, serta ketimpangan akses ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“NTT menjadi salah satu provinsi dengan jumlah PMI terbanyak. Ironisnya, banyak yang kembali dalam peti mati. Hingga pertengahan Januari 2026, sudah 10 jenazah PMI asal NTT dipulangkan dari luar negeri, mayoritas dari Malaysia,” Tegasnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe









