Gelar Malam Puji-pujian Paskah 2026, Bupati Yosef Lede dan Gubernur NTT Perkuat Sinergi Membangun Daerah

- Editorial Team

Selasa, 7 April 2026 - 22:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 97 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_ Suasana penuh sukacita menyelimuti Malam Puji-pujian Pemuda Kristen Kabupaten Kupang dalam rangka perayaan Paskah tahun 2026 yang digelar pada Selasa malam (07/04/2026). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Bupati Kupang, Yosef Lede.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Hingga Tingkat Akar Rumput, Ketua TP PKK Kabupaten Kupang Lantik Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kupang

Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Gubernur NTT beserta jajaran Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal lainnya. Ia menegaskan bahwa kehadiran para pejabat lintas sektor merupakan bukti eratnya kebersamaan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Oeniko: Dana Desa Merupakan Motor Penggerak Untuk Menunjang Pembangunan Infrastruktur

​”Kebersamaan antara Provinsi dan Kabupaten terjalin begitu erat. Kita punya tanggung jawab membangun daerah ini bersama-sama. Melalui momentum kebangkitan Yesus Kristus, saya mengajak kita semua untuk tidak henti-hentinya bersyukur atas keselamatan yang diberikan Tuhan,” ujar Bupati Yosef.

Bupati juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dan pemuda Kristen Kabupaten Kupang yang telah mendukung rangkaian kegiatan prosesi Paskah 2026. Beliau berharap semangat Paskah membawa harapan dan hidup baru bagi seluruh warga, sembari berpesan agar masyarakat tetap menjaga ketertiban dan kerukunan.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru